Langsung ke konten utama

Postingan

Review Bong Kopi Town

Yogyakarta is a city known as a student city, city with a very thick Javanese culture, and the city that is famaous for its sweet food characteristic as like ‘Gudeg’.   But along with the times and the emergence of a variety of foods that many enjoyed by many people, Yogyakarta also developed with a variety of modern restaurants and cafes that are suitable for spending time and just getting tired after doing daily activities with family or friends. One of the restaurans and cafes that I will discuss here is Bong Kopi Town. Bong kopi town is located at Sagan Kidul street no.4 Gejayan, Yogyakarta. Located in several other elite restaurants and cafes. The location is very close to 2 famaous universities in Yogyakarta. Bong Kopi Town has a unique design and very instragamable suitable for young people who want to take a pictures while enjoying food that is no less unique. The cafĂ© design was made to resemble a prisoner and was supported by a waiters using uniform like a prisoner ...
Postingan terbaru

Review Agama Jadi Tersangka Oleh Haedar Nashir

Ya, penulis secara terang-terangan mengungkapkan fenomena tentang agama zaman sekarang. Fenomena sekarang pada kenyataannya agama selalu dikait-kaitkan dengan radikalisme, terorisme, kekerasaan dan banyak lagi. Kenapa hal ini bisa terjadi? Jelas bisa dan nyata banyak pihak tidak bertanggungjawab dengan mengatasnamakan agama terutama agama islam mengaku bahwa dirinya adalah seorang kyai, nabi atau keturunan nabi dan jika dipikir secara logika maupun ilmu itu mustahil mereka masuk ke Indonesia khususnya dengan segala tipunya secara tidak langsung mereka menghina agama islam. Sehingga orang awam makin beranggapan bahwa teroris, kelompok radikal itu adalah orang islam. Apalagi dengan dimasukkannya Ibnu Taimiyah dalam kelompok radikal ini sangat mustahil bisa dibuktikan dan bisa dilihat Ibn Taimiyah yaitu dari gagasannya yang kembali ke tauhid, dan selalu mengikuti Qur’an Sunnah dan Salaf Ash-Shalih pernyataan ini makin menyayat hati bagi umat islam. Terlihat bodoh memang jika hanya me...

Orang awam memandang Pemerintah dalam menangani COVID-19

Hai-hai sobat bloggers :) Masih kuat kan puasanya? hehe btw hari ini puasa terakhir di ramadhan tahun ini ya. bagaimana perasaan kalian? seneng apa sedih?  Pastinya seneng karena masih bisa bertemu dengan ramadhan tahun ini kan ya. tapi sedih juga karena ramadhan tahun ini dibarengi dengan adanya pandemi COVID-19. Karena ini Blog judulnya persepsi aku hanya akan membahas dari pandangan orang awam saja bukan dari segi medis dan teorinya, untuk teorinya nanti bakal aku bahas di lama 'Brain Nutrition' okay.  So, menurut kalian bagaimana orang awam memandang pandemi ini? Hm.. dilihat dari headline berita yang mucul sih sangat beragam ya. Ada yang memandang biasa-biasa aja, sangat ketakutan hingga menimbulkan kecemasan yang berlebihan dan ada yang malah mengabaikannya. Miris yaa. Apalagi ditambah dengan respon pemerintah yang menurut aku terkesan menyepelekan di awal-awal pandemi ini muncul. Okay bukan maksud aku menyudutkan beberapa pihak ya. Menurut aku juga pe...